Kamis, 28 Juli 2011

Lowongan Pekerjaan 2011

LightNews__Lowongan Pekerjaan Jakarta di DANONE AQUA. Kali ini Light news mau bagi-bagi info lowongan pekerjaan di DANONE AQUA di Jakarta. Semoga bermanfaat....Lebih Lengkapnya Klik Disini

Selasa, 26 Juli 2011

Ciri-Ciri Bahasa Alay



Light News__Ciri-ciri Bahasa Alay:
  1. Sok narsis dalam segala hal ( kalo foto biasanya mulutnya di gembungin/di monyongin, mukanya kadang di kerutin ) dll.
  2. Tongkrongannya di pinggir pinggir jalan (yang wanita godain pria, yang pria godain wanita yang lagi lewat, dan kalau ada hal yg menarik langsung disorakin) intinya kampungan dan berlebihan
  3. Kalo lagi ngumpul bawa handshet buat dengerin lagu lewat handphone (suka pamer tidak jelas dan sok asik). Terus sok telpon-telponan dan SMS-SMSan.. kondisi terparah, biasanya suka nunjukin SMS dari wanita/pria ke temannya biar dibilang kalau paarnya perhatian sama dia..
  4. Sok bergaya EMO/PUNK/ dsb tapi ditanya sejarahnya EMO tidak tahu.
  5. Sok pingin ‘gaul’ mengikutin tren yang sekarang tapi terlalu LEBAY (berlebihan).
  6. Dimana mana ada acara yg namanya ‘putu putu narziz’ (Foto-foto narsis).
  7. Nama di Facebook panjang banget, contoh: Namakupanjangbanget Biarkeliatangaul Bangetdehhaha, atau biasanya namanya di kasih strip: -Namaku Alay Banget Ya-
  8. Suka ngirim bulbo tidak jelas di YM, FS atau FB : ”akko onlenndh dcnniih” ato “ayokk perang cummendh cmma saiia,” dan lain-lain.
  9. Nama Facebook mengagung – agungkan diri sendiri, seperti : pRinceSs cuTez,sHa luccU,tIkka cAntieqq,etc.
  10. Kata /singkatan selalu diakhiri huruf z/s (cth : nama adalah talitra,dbuat jadi : talz. nama adalah niken,dibuat jadi qens..dsb!)
Ciri-ciri tersebut bisa semakin banyak tergantung penilaian dari pribadi masing-masing tentang “Alay”. Bahasa Alay tidak memiliki batasan yang membuat bahasa alay tidak dapat didefinisi, tetapi dapat kita tarik kesimpulan bahwa ALAY itu merupakan ungkapan cemo’ohan dan utnuk menggambarkan segala sesuatu yang berlebihan. Nah apakah kita termaksuk didalamnya kategori manusia Alay atau tidak. Atau tanpa disadari kita sudah masuk ke ranah kaum Alay dengan bahasa yang digunakan. Hanya orang lain yang menilai kita lebay apa tidak?
DAMPAK BAHASA ALAY
Dampak positifnya :
Dengan digunakannya bahasa Alay adalah remaja menjadi lebih creative. Terlepas dari menganggu atau tidaknya bahasa Alay ini, tidak ada salahnya kita menikmati tiap perubahan atau inovasi bahasa yang muncul. Asalkan dipakai pada situasi, tepat, media dan komunikan yang tepat juga.
Ada juga yang mengatakan bahwa bahasa Alay itu adalah seni. Dengan mengkombinasikan antara huruf dan angka, setidaknya membuat orang lain untuk lebih mencermati bahwa kombinasi itu bisa di baca. Atau mungkin juga bisa jadi sebuah simbol atau kode rahasia.
Dampak negatifnya
Penggunaan bahasa Alay dapat mempersulit penggunanya untuk berbahasa Indonesia dengan baik dan benar. Padahal di sekolah atau di tempat kerja, kita diharuskan untuk selalu menggunakan bahasa yang baik dan benar. Tidak mungkin jika pekerjaan rumah, ulangan atau tugas sekolah dikerjakan dengan menggunakan bahasa Alay. Karena, bahasa Alay tidak masuk ke dalam tatanan bahasaakademis. Begitu juga di kantor, laporan yang kita buat tidak diperkanakan menggunakan bahasa Alay. Jadi, ketika situasi kita dalam situasi yang formal jangan menggunakan bahasa Alay sebagai komunikasi. Maka sebaiknya bahasa-bahasa Alay digunakan pada tempat, situasi dan forum yang tepat.
Bahasa Alay dapat mengganggu siapapun yang membaca dan mendengar kata-kata yang termaksud di dalamnya. Karena, tidak semua orang mengerti akan maksud dari kata-kata Alay tersebut. Terlebih lagi dalam bentuk tulisan, sangat memusingkan dan memerlukan waktu yang lebih banyak untuk memahaminya.
Pengaruh bahasa alay terhadap Bahasa Indonesia.
Para ABG yang gemar bertutur Alay dalam tulisannya sudah jelas merongrong keutuhan Bahasa Indonesia. Bila dalam satu kalimat ada kata-kata gue dan lo mungkin gak terlalu mengganggu sebuah makna. Tapi pada saat sebuah kalimat dan semua kata-kata yang ada dalam kalimat itu disingkat dan dibubuhi angka sebagai huruf, artinya menjadi kabur dan banyak tafsiran. Dalam Alay memang gak ada singkatan baku, kita bebas menyingkat kata sendiri dan membiarkan pembaca menafsirkannya dengan panduan kata sebelum dan sesudahnya.
Apabila kegemaran ini berlangsung lama dan makin dicintai, resmilah kita mengubur semangat sumpah pemuda berbahasa satu, bahasa Indonesia. Tidak berbeda dengan bahasa lisan artis dan pejabat kita yang mau bergaya dan sok berpendidikan dengan sisipan bahasa asing.
Untuk di perhatikan. Bahasa Alay tidaklah salah, semua bahasa digunakan sebagai alat untuk bermokunikasi. Termasuk bahasa Alay dan bahasa daerah. Namun bahasa daerah bukan dikategori bahasa Alay meskipun terkadang terderang anehkarena bahasa daerah merupakan bahasa yang telah membudaya dari leluhur dan seharusnya dilestarikan.  Tetapi untuk tetap menjunjung tinggi bahasa persatuan, bahasa Indonesia. Ada baiknya kita mengetahui kapan, dimana dan pada saat apa semua bahasa-bahasa itu digunakan. Ketika kita berkumpul dengan komunitas yang berkomunikasi dengan bahasa Alay maka tidak ada salahnya. Begitu pula menggunakan bahasa daerah.
Untuk penggunaan bahasa Indonesia sendiri, menurut saya penggunaanya harus lebih ditekankan dan dipelajari lebih dalam. Karena bahasa Indonesia adalah bahasa nasional, bahasa pemersatu seluruh elemen masyarakat, daerah, suku adat-istiadat, semua disatukan oleh bahasa Indonesia. Maka sudah seharusnya, kita harus bisa menggunakan bahasa Indonesia untuk berbicara satu sama lain, bahkan masih banyak  orang Indonesia yang tidak bisa berbicara Bahasa Indonesia. Ini sungguh memalukan.
Salahudin Wahid di opini Kompas hari ini tentang Bangga Berbahasa Indonesia mengutip Djojok Soepardjo bahwa tonggak medernisasi di Jepang bukan hanya Restorasi Meiji 1868, tapi juga kekuatan pada budaya dan kecintaan pada bahasa Jepang yang membuat restorasi berjalan mantap. Karena itu, meski hancur pada Perang Dunia II mereka bangkit dalam 10 tahun, dan tiap tahun mencatat perkembangan ekonomi di atas 10 persen. Ini semua karena kekuatan mencintai bahasa Jepang juga menjadi kekuatan menghadapi modernisasi
Namun, semua itu pasti ada zaman-zamannya misalkan dulu heboh dengan bahasa gaul namun dengan sendirinya berangsur-angsur hilang dan bahasa Alay bukan tidak mungkin akan hilang juga dari peredarannya dan yang perlu ditunggu adalah bahasa apa Lagi  yang akan muncul?

Senin, 25 Juli 2011

Sejarah Bahasa Alay



LIGHTNEWS__Bahasa gaul sebenarnya sudah ada sejak 1970-an. Awalnya istilah-istilah dalam bahasa gaul itu untuk merahasiakan isi obrolan dalam komunitas tertentu, tetapi karena sering juga digunakan di luar komunitasnya, lama-lama istilah-istilah tersebut jadi bahasa sehari-hari. Komunitas yang menciptakan bahasa ini adalah para preman yang bertujuan untuk menyamarkan apa yang mereka bicarakan agar tidak terlacak oleh orang lain, terutama polisi. Bahasa mereka disebut dengan bahasa prokem. Kata prokem sendiri merupakan bentukkan dari kata preman, kemudian menjadi koprem, dan terakhir menjadi prokem.
Bentukkan-bentukkan kata dalam bahasa prokem pun tidak jauh berbeda dengan istilah aslinya, seperti bokap yang merupakan pengganti dari kata bapak atau ayah. Biasanya pembentukannya adalah dengan cara dibalik pembacaannya atau ditambahi huruf di akhir kata. Kata bokap adalah contoh kata yang pembentukannya dengan cara dibalik, sedangkan pembentukkan kata dalam bahasa prokem yang dengan cara menambahkan ko di awal kata, contohnya adalah kata mokat yang berarti mati pembentukannya adalah mati - (ko+mat) – mokat.
Umumnya pembentukkan kata dalam bahasa prokem lebih teratur dan ada rumusnya, seperti
Mati-komat(ko+mat)-mokat
Bini-kobin(ko+bin)-bokin
Beli-kobel(ko+bel)-bokel
Bisa - kobis (ko+bis)-bokis
Selain para preman yang menggunakan bahasa-bahasa rahasia ini, para waria pun menggunakannya untuk berkomunikasi bersama sesama waria. Bentukkan katanya pun berbeda dengan bahasa yang diciptakan preman. Bahasa para waria ini disebut bahasa bencong. Ke depannya, kaum waria ini lebih banyak berkreasi dengan bahasa gaul ini dengan menciptakan banyak istilah-istilah baru.


Bahasa-bahasa yang dipakai oleh kaum yang terbuang di zaman dahulu itu kini marak dipakai di kalangan remaja. Kata-kata seperti bokap, nyokap, bonyok, pembokat, dll. seperti sudah tidak asing lagi di telinga, karena istilah-istilah itu sudah sering sekali diucapkan para remaja di Indonesia. Dalam perkembangannya justru remaja-remaja inilah yang lebih banyak menggunakan bahasa gaul untuk digunakan dalam percakapan sehari-hari bersama teman-temannya.
Remaja memiliki peran yang besar dalam perkembangan bahasa gaul ini, karena saat remaja adalah saat di mana aspek kognitif berkembang dengan pesat. Pada tahap ini, manusia cenderung lebih menunjukkan kapasitas abstraknya, yakni dengan menggunakan bahasa yang hanya bisa dimengerti oleh mereka sendiri (Papalia: 2004). Sejalan dengan perkembangan kognitifnya, perkembangan bahasa remaja mengalami peningkatan pesat. Kosakata remaja terus mengalami perkembangan seiring dengan bertambahnya referensi bacaan dengan topik-topik yang lebih kompleks.
Menurut Owen (dalam Papalia: 2004) remaja mulai peka dengan kata-kata yang memiliki makna ganda. Mereka menyukai penggunaan metafora, ironi, dan bermain dengan kata-kata untuk mengekspresikan pendapat mereka. Terkadang mereka menciptakan ungkapan-ungkapan baru yang sifatnya tidak baku. Bahasa seperti inilah yang kemudian banyak dikenal dengan istilah bahasa gaul.
Di samping merupakan bagian dari proses perkembangan kognitif, munculnya penggunaan bahasa gaul juga merupakan ciri dari perkembangan psikososial remaja. Menurut Erikson (1968), remaja memasuki tahapan psikososial yang disebut sebagai identity versus role confusion. Hal yang dominan terjadi pada tahapan ini adalah pencarian dan pembentukan identitas. Remaja ingin diakui sebagai individu unik yang memiliki identitas sendiri yang terlepas dari dunia anak-anak maupun dewasa. Penggunaan bahasa gaul ini merupakan bagian dari proses perkembangan mereka sebagai identitas independensi mereka dari dunia orang dewasa dan anak-anak.
Media cetak maupun media elektronik termasuk sarana dalam memperkenalkan bahasa gaul. Bahasa gaul dalam pemakaiannya berbentuk macam-macam, di antaranya bahasa gaul yang digunakan dalam stiker, film, novel, cerpen, tabloid, majalah, radio, internet, dan pada saat komunikasi melalui Short Messages Service (SMS).
Kehadiran bahasa gaul itu dapat dianggap wajar karena sesuai dengan tuntutan perkembangan nurani anak usia remaja. Masa pemakainya terbatas pada situasi tidak resmi. Jika mereka berada di luar dari lingkungan kelompoknya bahasa yang digunakan beralih ke bahasa lain yang berlaku di tempat umum itu. Kehadirannya dalam lingkungan bahasa daerah atau bahasa Indonesia sesungguhnya tidak perlu dirisaukan karena bahasa itu masing-masing muncul dan berkembang sesuai dengan fungsi dan keperluan masing-masing.
Keaktifan sehari-hari para remaja lebih banyak berkaitan dengan kehidupan keluarga, keadaan sekolah, dan/atau perguruan tinggi, serta masalah-masalah kenakalan remaja. Ini menyiratkan bahwa kosakata yang timbul kemudian mengacu pada hal dan masalah sekitar rumah, pergaulan, pendidikan, dan kenakalan remaja yang terungkap dengan istilah kekerabatan, kata ganti orang, masalah seks, narkotik dan obat-obatan sejenis serta minuman keras. Hal ini sama sekali tidak berarti bahwa semua kosakata yang dulunya diciptakan oleh kaum preman sama sekali tidak digunakan para pemuda dan remaja, tetapi fungsi suatu benda dalam suatu kelompok, yang bentuknya juga dikenal anggota kelompok lain, tentulah berbeda.
Dari uraian di atas tampak bahwa perbedaan bahasa gaul antara preman dan para remaja masa kini terjadi karena penuturnya berbeda, fungsi dan tujuan pemakaiannya pun berbeda. Kaum preman melakukan tindakan kejahatan, para pemuda dan remaja suka bergembira dan bergaul dengan sesamanya. Setelah bahasa gaul ini lebih banyak digunakan para pemuda dan remaja pengertian bahasa gaul atau bahasa prokem ini telah berubah atau lebih tepat dikatakan bergeser maknanya.
Bahasa gaul ini tidak lagi disediakan dengan bentuk dan rumus atau kode bahasa itu, melainkan lebih ditonjolkan sebagai bahasa kode atau sandi yang dipakai oleh kelompok tertentu, dalam hal ini para pemuda dan remaja. Setiap kelompok dapat saja memberi inpterpretasi yang berbeda-beda menurut pengertian masing-masing, karena itu, dapat kita temukan sejumlah variasi dalam pemakaian kalimat bahasa Indonesia. Inilah yang merupakan salah satu ciri pembeda bahasa gaul kaum preman, pencetus dan pencipta bahasa ini, dengan bahasa gaul kaum pemuda dan remaja saat ini.Seiring dengan perkembangan zaman, dan perkembangan teknologi, bahasa gaul itu tidak hanya sekadar istilah, namun juga meluas ke tulisannya. Tulisan-tulisan gaul itu dipicu oleh makin maraknya penggunaan fasilitas sosialisasi seperti Yahoo Messenger, Friendster, Facebook, dll. yang tentu saja dalam penggunaannya lebih banyak menggunakan tulisan daripada lisan. Karena pengaruh itulah muncul tulisan-tulisan yang terlihat aneh dan sulit dibaca, seperti menggunakan huruf kapital dan biasa secara bergantian antara satu huruf dengan huruf yang lainnya dalam satu kata, atau menggunakan angka untuk mengganti huruf. Selain itu juga biasanya mereka menyingkat kata. Contoh tulisan dengan huruf yang berganti kapital dan tidak kapital bAhAsA iNdOnEsIa dan ini contoh kata yang menggunakan angka sebagai pengganti huruf b4h454 1nd0n3514 atau kata yang berupa singkatan bhs indnsa.

Dengan munculnya tulisan-tulisan hasil kreasi anak muda ini, bahasa gaul dunia maya menjadi sulit dimengerti, terutama kalau sudah berbentuk kalimat panjang yang berupa curahan hati. Tulisan-tulisan seperti itu sekarang lebih populer disebut dengan bahasa alay. Berikut adalah contoh tulisan curahan hati pengguna huruf gaul atau alay di sebuah situs jejaring sosial: cXnK qMoh tO cKiDnAAaAaaaa……. (sayang kamu tuh sakitnya) m_tHa apOn YH……………… (minta ampun ya) qoH tLuZ”aN uCHA bWaD tTeP qEqEUh cXnK qMo………. (aku terus terusan berusaha buat tetep kekeuh sayang kamu).
Pada tahun 2005 yang lalu pernah digelar acara diskusi "Bahasa Slang, Bahasa Gaul dalam Dinamika Bahasa Indonesia dan Bahasa Asing" di Perpustakaan Departemen Pendidikan Nasional. Yang menjadi pembicaranya antara lain seniman Remy Silado dan Kepala Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional Dendy Sugono.
Menurut Dendy, bisa saja istilah-istilah gaul dicantumkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yang akan diterbitkan pada tahun 2008. Di samping itu, Pusat Bahasa Depdiknas pun akan mengeluarkan KBBI yang hanya memuat istilah-istilah baku. Dengan kata lain, jika inisiatif Dendy Sugono ini terlaksana, pada tahun 2008 akan ada dua versi KBBI yang salah satunya akan mencantumkan istilah-istilah gaul.Mati-komat(ko+mat)-mokat
Beli-kobel(ko+bel)-bokel
Bisa-kobis(ko+bis)-bokis
Makan-mekong
Sakit-sekong
Laki-lekong
Lesbian-lesbong
Gila-gi(+pi)la(+pa)-gipilapa
Tilang- ti(+pi)la(+pa)ng–tipilapang
Banci-b(in)an-c(in)i-binancini
Mandi-m(in)an-d(in)i-minandini
U aLaWAiCe d bEzT… (you always the best)
iN mYe heArD„„(in my heart, dalam hatiku)
LupHz yOu„„„(love you)
bU_bU„„„(tidur)

20 Ponsel Radiasi Tinggi Penyebab Tumor Otak



Lembaga peneliti di WHO, International Agency for Research on Cancer (IARC), mengeluarkan hasil penelitian yang mengungkapkan bahwa menggunakan ponsel terlalu lama akan mengakibatkan terjadinya tumor otak jenis glioma. Demikian dilansir CNN, Rabu (1/6/2011).
Radiasi ini diukur dalam satuan specific absorbed radiation atau SAR. Berikut 10 ponsel dengan tingkat radiasi tertinggi, urutan mulai dari yang terendah hingga tertinggi dalam kategori berbahaya jika digunakan secara berkala seperti ditulis Cnet.
1.Motorola i576
Tingkat SAR: 1.45

2.Kyocera X-tc
Tingkat SAR: 1.45

3.Kyocera Wild Card M1000
Tingkat SAR: 1.46

4.Motorola Atrix 4G
Tingkat SAR: 1.47

5.LG Chocolate Touch
Tingkat SAR: 1.47

6.HTC Desire
Tingkat SAR: 1.48

7.Motorola Droid 2
Tingkat SAR: 1.49

8.Motorola Droid
Tingkat SAR: 1.49

9.Sanyo Vero
Tingkat SAR: 1.49

10. LG Rumor 2
Tingkat SAR: 1.51

11. ZTE Salute
Tingkat SAR: 1.52

12. Motorola Grasp
Tingkat SAR: 1.51

13. Motorola Defy
Tingkat SAR: 1.52

14. Nokia Astound
Tingkat SAR:1.53

15.Motorola i335
Tingkat SAR: 1.53

16. Kyocera Jax S1300
Tingkat SAR: 1.55

17. Sony Ericsson Xperia X10 Mini Pro
Tingkat SAR: 1.55

18. Sony Ericsson Satio (Idou)
Tingkat SAR: 1.56

19. Motorola Droid 2 Global
Tingkat SAR: 1.58

20. Motorola Bravo
Tingkat SAR: 1.59

M Nazaruddin terlacak di Argentina

"Semalam itu waktu dia diwawancarai, polisi langsung melacak dengan teknologi dan ketahuanlah posisinya di Argentina, Amerika Selatan," ujar anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Ahmad Mubarok, di sela-sela acara Rakornas Partai Demokrat di SICC Sentul Bogor, Sabtu (23/7/2011).

Mubarok mengatakan, pelacakan ini dilakukan saat Nazaruddin melakukan pembicaraan melalui sambungan telepon dengan salah satu stasiun televisi. Dari situ diketahui Nazaruddin berada di Argentina.

Informasi itu diperoleh dari Kapolri Timur Pradopo. Selain itu posisi Nazaruddin yang berda di Argentina diperkuat oleh pelacakan yang dilakukan oleh ahli Teknologi Informatika (IT) Partai Demokrat, Roy Suryo. "Ahli IT kita Roy Suryo, bekerjasama dengan Polri untuk melacak," imbuhnya.

Namun demikian, pelacakan itu terhenti ketikan Nazaruddin mematikan saluran teleponnya. Sehingga saat ini kepolisian kembali kehilangan jejak Nazaruddin. "Tapi begitu ditandai, yang di sana (Nazaruddin) langsung dimatikan, dan langsung berpindah," ucapnya.

Minggu, 24 Juli 2011

2 Pesan BBM Nazarudin


Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin secara berurutan telah mengirimkan pesan pendek melalui BlackBerry Messenger (BBM), kepada koran Tempo pada hari Kamis malam (16/6)dan Jumat (17/6). Dalam pesan pendeknya, Nazaruddin menyebutkan tiga politikus terlibat dalam anggaran di Sesmenpora. Antara lain, Angelina Sondakh, I Wayan Koster, dan Mirwan Amir. Nazarudin mengungkapkan telah mengantongi rekaman yang berisi pengakuan Angelina Sondakh dalam rapat Tim Pencari Fakta (TPF) Partai Demokrat. Inilah salinan pesan pendek dua kali secara berurutan yang telah dikirimkan Nazaruddin ke Tempo, dalam teks seperti aslinya:
PESAN PERTAMA  Kamis malam, 16 Juni 2011
Nazaruddin: Yg bermain anggaran di sesmenpora itu ibu anggelina dan pak wayan koster dan pimpinan Banggar pak mirwan Amir . bukan saya
Tempo: Detail ceritanya bagaimana?
Nazaruddin: Sy harus bukak supaya saya jgn di fidna dan di rekayasa begini.
Tempo: Apa fakta yang mendukung keterlibatan mereka?
Nazaruddin: Tanyak tim TPF. pengakuan ibu enjelina ada dana yg mengalir ke wayan koster dan mirwan amir dan pimpinan banggar yg lain.
Tempo: Detailnya seperti apa?
Nazaruddin: Tanyak tim TPF demokrat dan suru anggelina jujur sesuai yang dia ceritakan ke tim TPF dan wayan koster.
Tempo: Lalu?
Nazaruddin: Uang itu dari wayan koster sama anggelina sondak di serakan ke mirwan amir, sama mirwan amir di bagi-2 pimpinan banggar, itu penjelasan dia di depan tin TPF.
Tempo: Asal muasal uang itu?
Nazaruddin: Kejar dulu tim TPF kalau mereka tidak bukak nanti saya yg bukak, ada pak jafar, max, beny kharman, edi sitanggang, ruhut, mahyudin, anggelina, saya, mirwan amir, waktu anggelina menjelaskan soal sesmenpora ke pada tim TPF Dan di akui oleh mirwan amir soal yg di jelaskan anggelina.
Tempo: Berapa uang yang dibagi-bagi di banggar?
Nazaruddin: Tanyak tim TPF karena anggelina sudah bukak semua, siapa yang kasi siapa yang terima
PESAN KEDUA Jumat, 17 Juni 2011

Tempo:
Pak Naz, bagaimana penjelasan bapak kemarin itu dibantah semua?

Nazaruddin:
Bilang sama pak jafar, pak sutan, pak ruhut. saya punya bukti pertemuan itu, tanpa mereka sadari pertemuan itu saya rekam, kalau mereka bilang tidak ada, nanti rekaman yg akan bilang mereka bohong.

Tempo:
Itu pertemuan kapan, Pak?

Nazaruddin:
Kejar pak jafar ketua fraksi jangan bohong dia, gawat nanti, manggkin banyak yg akan saya bukak, bilang sama pak jafar kalau anda telpon itu kata pak nazar, bilang Itu pertemuan bsk setelah saya freskomren bertiga sama pak ruhut dan beni.

Tempo:
KPK anggap keterangan bapak ini penting?

Nazaruddin:
Bsknya kita ketemu di ruangan ketua fraksi. ketua fraksi, jafar apsa, max sopacua, ruhut, beni kharman, edi sitanggang, mahyudin, mirwan amir, nazaruddin, anggelina, di situ anggelina ceritakan semua sama tim TPF. Ini bukan bohong tapi fakta kebenaran, pertemuan, jam. 2. Dan lengkapnya semua hadir jam. 4. Sampai jam 6.

Tempo:
Benarkah saat rapat itu semua alat komunikasi tidak diperbolehkan aktif?

Nazaruddin:
Ia ,tapi saya rekam diam-2.l iat aja nanti rekaman akan sy perdengarkan di televisi dan akan saya serakan KPK begitu saya sempu dan pulang ke indonesia.

Sabtu, 23 Juli 2011

Timnas Menahan Imbang Turkmenistan

 
Timnas Indonesia berhasil menahan imbang tuan rumah Turkmenistan 1-1 pada babak pertama Pra Piala Dunia di Ashgabat Olympic Stadium, Turkmenistan, Sabtu malam (23/7/2011).

Tuan rumah unggul lebih dulu melalui tendangan bebas Vyacheslav Krendelev pada menit ke-12. Tim Indonesia yang mengenakan kostum merah-hijau-hijau berhasil menyamakan kedudukan oleh Muhammad Ilham pada menit ke-29 ketika terjadi kemelut di depan gawang lawan yang dikawal Shamuradov Maksatmyrat.

Dalam pertandingan yang disiarkan langsung stasiun RCTI, pada awal pertandingan tim Indonesia yang kini diasuh pelatih Wim Rijsbergen dan asisten pelatih Rahmad Darmawan beberapa kali mendapat serangan berbahaya dari Turkmenistan.

Rahmad Darmawan menurunkan skuad terdiri atas Ferry Rotinsulu (kiper), M Ridwan, M Roby, Ricardo Salampessy, Muhammad Nasuha, Zulkifli Syukur, Muhammad Ilham, Ahmad Bustomi, Firman Utina (C), Cristian Gonzales, dan Boaz Salossa.


Pada menit kedua dan kedelapan Turkmenistan sudah mendapat dua kali tendangan bebas. Namun sepanjang 10 menit pertama belum ada serangan berarti dari tim Merah Putih.

Baru pada menit ke-21 Indonesia mendapat tendangan penjuru pertama yang dilakukan oleh Firman Utina dari arah kanan gawang lawan.

Menit ke-23 sebuah peluang diraih Muhammad Ridwan dan tendangan kaki kirinya masih melenceng di kanan gawang lawan.

Para pemain Turkmenistan memanfaatkan kondisi lapangan yang buruk dengan lebih banyak melepaskan umpan-umpan panjang sehingga berhasil menciptakan peluang ke depan gawang Indonesia.

Satu tendangan keras Boaz Salossa pada menit ke-42 kemudian masih melambung di atas mistar gawang, dan Turkmenistan membalas melalui serangan balik yang masih bisa diamankan kiper Ferry Rotinsulu.

Kondisi ini sampai pada babak kedua meski ada beberapa tendangan dari tim Merah Putih yang bisa membobol lawan.

Iklan Baris Light News Tanpa Daftar

Popular Posts

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Powerade Coupons